Indonesia Goes To School

PROGRAM: INDONESIA GOES TO SCHOOL

I. Latar Belakang

Indonesia dan Inggris adalah dua negara yang mempunyai sejarah yang sangat erat di masa lampau yang berawal dari abad 18 pada saat Inggris pertama kali mendarat di Sumatra Barat. Sebagai salah satu negara yang kaya budaya, Indonesia mempunyai peluang besar untuk memperkenalkan budaya pada masyarakat Inggris.

Duta Besar Indonesia untuk Inggris Raya dan Irlandia pada saat membuka rapat pengurus PPI UK di bulan Februari 2011 menyampaikan pesan kepada seluruh pelajar Indonesia di UK, bahwa semua masyarakat Indonesia di luar negri pada dasarnya adalah duta bangsa. Dimana selayaknya sebagai duta, memperkenalkan budaya bangsa ke kasanah internasional.

Untuk itu, Atase Pendidikan London mengajak semua pelajar Indonesia di UK maupun semua warga negara Indonesia yang berdomisili di UK, untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke sekolah-sekolah melalui program “Indonesia Goes to School”.

II. Tujuan

Tujuan diadakannya program ini adalah untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Inggris Raya dan Irlandia khususnya dalam lingkungan sekolah (public school, private school, dan home school) ataupun komunitas kecil lainnya.

III. Sistem Pelaksanaan

Untuk keberlangsungan program ini, KBRI mengundang seluruh anggota PPI-UK, PPI Cabang, serta seluruh masyarakat Indonesia di Inggris dan Irlandia untuk berperan aktif dalam berbagi informasi, dan mencari sekolah-sekolah yang terbuka untuk program ini.

KBRI akan membantu pelaksanaan program ini dengan memberikan materi seperti: brosur, bahan presentasi, dan persiapan promosi (poster, banner, flyer, atau publikasi), bila diperlukan. Program ini diharapkan dapat berlangsung satu kali di masing-masing tempat, ataupun secara berkala (setiap satu atau dua bulan sekali), sehingga dapat menarik perhatian secara khusus dari para peserta, mengingat budaya Indonesia sangat beraneka ragam.

Bila diperlukan, baju daerah, alat musik, dan peralatan alainnya, sepanjang dimiliki KBRI dan tidak lagi digunakan untuk acara lain, dapat dipinjamkan. Bila diperlukan dana, misalnya untuk bahan baku makanan, fotocopy materi, uang lelah dan lain-lain, peserta dapat mengajukan proposal minimal sebulan sebelumnya untuk dipertimbangkan. Dana tentunya sangat terbatas dan akan diprioritaskan untuk yang mengajukan paling awal dan yang mempunyai dampak luas.

Bila peserta mendapatkan uang lelah dari tempat cara, maka hal itu akan sepenuhnya menjadi hak peserta. KBRI hanya memerlukan laporan sesuai dengan format terlampir maksimal seminggu setelah acara dilakukan. Laporan dapat dikirimkan ke: atdikbud_london@yahoo.com.

IV. Materi

Materi yang dapat dipresentasikan antara lain:

  • Tarian adat,
  • Cara membatik,
  • Permainan alat musik (angklung, sasando, ukulele, gamelan, dan lain-lain),
  • Kerajinan tangan (tenun, ulos, batik, mainan daerah, dakon, dan lain-lain),
  • Cerita budaya (cerita rakyat, legenda, fable),
  • Adat istiadat (baju daerah, tradisi, fakta menarik seputar adat istiadat),
  • Makanan daerah (camilan atau makanan pokok),
  • Tempat bersejarah (peninggalan bersejarah, candi, istana/keraton, bangunan bersejarah, dan lain-lain),
  • Sejarah Indonesia – Inggris (story telling),
  • Cagar alam (flora-fauna),

V. Perlengkapan

KBRI dapat membantu menyediakan set-baju daerah, alat musik daerah (angklung), perlengkapan menari, bendera Merah Putih, peta Indonesia, banner, materi presentasi dan promosi, serta penyebaran informasi melalui website, poster, flyer maupun media komunikasi lainnya, jika diperlukan.

VI. Kontak KBRI London

Untuk info lebih lanjut, silakan hubungi Staf Kantor Atase Pendidikan KBRI London: Ibu Dewi Mukti di tjahjatidm@yahoo.co.uk, 020 7499 7661 ext 9677, dan 07786060117.

Contoh Laporan Indonesia Goes to School

Comments are closed.

Books (Free)

“Indonesia Goes to School”

Past Events Posters