Panduan Praktis Tinggal di Inggris untuk Calon Mahasiswa Baru

Penulis : Ersa Tri Wahyuni (Manchester)
Editor    : Prof. Dr. T.A. Fauzi Soelaiman (Atdik London)

17 Agustus 2012

Menjadi mahasiswa baru di Inggris (UK) tentunya membutuhkan persiapan, baik persiapan fisik maupun mental. Berikut adalah saran-saran yang dapat bermanfaat untuk para mahasiswa yang akan ke Inggris. Tambahan saran khusus untuk mahasiswa yang membawa serta keluarga dapat dibaca di panduan praktis lainnya.

1. Sebelum Keberangkatan

Beberapa hari sebelum berangkat, biasanya kita akan sibuk berkemas-kemas sehingga mungkin justru ada beberapa dokumen penting yang tertinggal. Beberapa dokumen ini sebaiknya anda bawa ke Inggris:

  1. Dokumen-dokumen yang diminta oleh universitas (semisal ijazah pendidikan sebelumnya)
  2. Dokumen-dokumen yg dikirim oleh universitas seperti booklet orientasi.
  3. Letter of Acceptance (letakkan dekat paspor) karena mungkin ditanya oleh pihak imigrasi ketika tiba di bandara.
  4. Surat berkelakuan baik yang masih valid dari kepolisian setempat di Indonesia. Berguna kalau seandainya anda nanti akan bekerja di Universitas atau di tempat lain yang berhubungan dengan minor (di bawah 16 tahun).
  5. Foto ukuran paspor. Walaupun di Inggris juga ada beberapa photo box, tapi pasti lebih murah foto di Indonesia.

Beberapa dokumen yang ditinggalkan di Indonesia.

  1. Foto kopi paspor dan tiket anda
  2. Foto kopi dokumen-dokumen yang akan anda bawa ke Inggris, misalnya kartu kredit, KTP, dsb. Ini berguna bila dokumen tersebut hilang.

Yang perlu dilakukan sebelum berangkat.

  1. Pastikan seluruh urusan dengan bank di Indonesia beres sebelum berangkat. Termasuk pemutusan kartu kredit (bila ada), pemutusan tagihan one bill. Pengambilan clicker untuk e-banking, dsb. Bila anda punya cicilan, beritahu pihak bank untuk mekanisme pembayarannya selama anda pergi. Pemutusan kartu kredit bisa memakan waktu panjang karena ternyata cukup sulit menghentikan kartu kredit di Indonesia. Urus internet banking jauh-jauh hari bila memang dibutuhkan.
  2. Dokumen-dokumen penting diterjemahkan ke penterjemah tersumpah seperti surat nikah dan akte kelahiran anak.

2. Hari keberangkatan

Istirahat yang cukup, minum vitamin sejak tiga hari sebelum berangkat karena ketika tiba di Inggris mungkin hawa udara akan berbeda dengan di Indonesia. Jangan membawa barang yang melebihi kuota, kecuali memang siap bayar kelebihan bagasi.

Sediakan pulpen di tas yang mudah dijangkau untuk menulis kartu imigrasi dsb. Bila anda menerima titipan, pastikan anda tahu barang apa yang dititipkan. Semua barang yang anda bawa adalah tanggungjawab anda.

Kalau anda membawa makanan, jangan menyimpan makanan di koper anda jauh hari sebelum berangkat karena bisa mengundang semut dan kecoa masuk ke dalam koper anda. Makanan dari bahan daging seperti rendang, abon, atau keripik paru berisiko untuk ditarik oleh petugas imigrasi, dan didenda. Bila anda masih ingin membawanya sebaiknya dibungkus rapat-rapat.

3. Waspada di lokasi Transit

Penerbangan dari Indonesia ke Inggris biasanya transit di Abu Dhabi (bila menggunakan maskapai Etihad), Dubai (bila menggunakan maskapai Emirates), Singapura (bila menggunakan maskapai Singapore Airlines), atau kota lainnya. Waktu transit biasanya sekitar 2 jam, tapi jangan lengah. Segera cari tempat keberangkatan anda berikutnya.  Bandara di tempat transit sangat luas dan asing sehingga anda bisa “hilang” dan berisiko ketinggalan pesawat. Juga kondisi badan ketika transit biasanya mengantuk sehingga kita kurang mawas diri. Lebih baik kurangi foto-foto karena sudah banyak kejadian dimana kamera malah tertinggal di ruang tunggu pesawat. Kalau mau foto-foto segera masukkan kamera kembali ke tas yang aman.

4. Tiba di bandara di Inggris

Biasanya mahasiswa dari Indonesia ikut mengantri di “NON-EU Passport” dan untuk beberapa bandara seperti di London dan Manchester antrian imigrasi bisa lumayan panjang. Oleh sebab itu jangan membawa barang terlalu banyak masuk ke dalam kabin.

Setelah selesai urusan imigrasi, anda akan mengambil bagasi dan membutuhkan kereta dorong (trolley). Untuk mendapatkan kereta dorong, beberapa bandara seperti Manchester, harus memasukkan koin ke mesin kereta dorong. Disediakan mesin tukar uang koin di dekat kereta dorong. Kalau bisa dari Indonesia bahwa uang pound pecahan 10 atau 20. Karena kalau pecahan 50 tidak diterima masuk ke mesin tukar koin. Jangan lupa nanti ketika sudah selesai menggunakan kereta dorong (barang sudah masuk ke taksi), uang satu pound nya diambil lagi.

Kalau anda tiba hari minggu (atau yang membawa anak kecil) biasanya pemeriksaan tidak begitu ketat. Kalau anda tiba di hari kerja pemeriksaan bisa lebih ketat.

Dari bandara beberapa jenis transportasi tersedia untuk mencapai kota. Biasanya bandara di Inggris memiliki jaringan kereta api, bus dan tentunya taksi. Bila anda mendarat di London, untuk menghemat bisa menggunakan kereta api sampai stasiun kereta api di kota London baru mencari taksi ke penginapan. Bila mendarat di Manchester, Birmingham dan Edinburgh juga tersedia kereta, bus dan taksi. Bila membawa barang banyak, taksi bisa menjadi pilihan karena lebih nyaman dan bisa berbagi dengan mahasiswa lainnya dengan tujuan sama.

Umumnya ada taksi pre-paid yang menggunakan kupon dimana kuponnya dapat dibeli di taxi counter. Ada juga taksi argo dengan model mobil yang khas (biasanya berwarna hitam dan disebut black cab). Bila membawa barang banyak, apalagi beramai-ramai lebih baik menggunakan taksi pre-paid karena nanti bisa diatur apakah menggunakan mobil sedan atau mini bus.

5. Hari pertama

Ada baiknya anda tidak ngotot untuk keliling kota di hari pertama. Walaupun terasa bersemangat dan ingin segera menjelajahi kota tujuan, tapi rasa lelah dan mengantuk bisa datang dengan tiba tiba (jet lag). Karena badan lelah juga anda bisa kurang mawas diri. Silakan beristirahat. Biasanya sore hari anda sudah mengantuk (karena sore di Inggris berarti sudah malam di Indonesia) dan jam 2 atau jam 3 pagi anda akan terbangun dalam keadaan lapar (perutnya minta sarapan karena di Indonesia jam 8 atau 9 pagi). Kalau anda tinggal di hotel, siapkan makanan kecil (roti dan susu, misalnya) sebelum anda tidur. Jangan berharap seperti di Indonesia tengah malam bisa keluar mencari warung mie instan, he he he….

6. Hari kedua

Bila hari kedua adalah hari kerja, silakan lapor ke universitas bahwa anda sudah tiba di Inggris. Bisa pergi ke student service dan tanyakan mekanisme pembayaran tuition fee, dsb. Minta surat pengantar dari universitas untuk membuka rekening bank. Segera ke bank untuk buka rekening karena urusan dengan perbankan cukup lama dan bertele-tele di Inggris ini. Jadi ada baiknya anda urus rekening bank sejak awal. Anda boleh menggunakan alamat sementara (asal bukan hotel). Nanti bila sudah ada alamat permanen tinggal diubah alamatnya ke bank.

Bila anda membawa kartu ATM Mandiri atau BNI, menarik uang di ATM setempat bisa jadi pilihan sambil menunggu rekening bank jadi. Pengalaman saya waktu itu saya harus bayar tuition fee sedangkan pembukaan rekening belum selesai sehingga yang di Indonesia belum bisa transfer. Sehingga yang saya lakukan adalah menarik uang dari ATM (ada maksimumnya dalam sehari) selama beberapa hari kemudian bayar tuition fee secara tunai (cicilan pertama). Kalau anda sudah bayar tuition fee sejak dari Indonesia itu lebih baik lagi.

7. Hari ketiga

Keliling kampus dan keliling kota. Anda bisa identifikasi dimana supermarket terdekat, toko daging halal, department store, dll. Di London ada baiknya anda mempelajari rute rute kereta bawah tanah (tube underground). Ada bus gratis keliling kota di Manchester (warna orange, hijau dan ungu) dengan rute yg berbeda-beda bisa dimanfaatkan. Bila anda mahasiswa PhD ada baiknya kirim email ke supervisor dan katakan bahwa anda sudah tiba dan minta bertemu.

Di beberapa kota di Inggris, tiket bus bisa beli mingguan, harganya lebih murah daripada harian. Di London, anda perlu membeli kartu transportasi “OYSTER” yang bisa diisi ulang. Kartu OYSTER ini bisa digunakan di tube maupun bus.

Hari ketiga juga bisa dimanfaatkan untuk mengunjungi beberapa agen sewa rumah dan mengatur jadwal pertemuan untuk lihat-lihat rumah yang dekat dengan kampus.

8. Setelah mendapatkan kartu mahasiswa

Setelah anda membayar, anda akan mengurus kartu mahasiswa. Kartu mahasiswa sangat penting karena cukup berguna sebagai ID card anda selama di Inggris. Bila anda bepergian dengan Bus dari rumah ke kampus, setiap kota di Inggris biasanya memiliki harga khusus untuk mahasiswa. Di Manchester misalnya, anda bisa membeli Unirider (bus stagecoach dan megabus) seharga 200 pound untuk 10 bulan (September-Juni). Sangat murah dibandingkan anda beli mingguan atau bulanan. Silakan kunjungi student union kampus anda untuk mencari informasi mengenai ini atau tanyakan pada mahasiswa setempat di masa orientasi.

Kartu mahasiswa juga bisa digunakan untuk mengurus kartu diskon kereta api “16-25 year old rail card”. Walaupun usia anda sudah lebih dari 25 tahun, bila anda mahasiswa penuh waktu, anda juga berhak atas kartu diskon ini. Dengan kartu ini anda bisa mendapatkan diskon 30% dari harga tiket kereta ke seluruh Inggris. Formulir pendaftaran ada di stasiun-stasiun kereta dan perlu di cap oleh pihak universitas dan kemudian kembali ke stasiun untuk membeli tiketnya. Atau unduh formulirnya di http://www.16-25railcard.co.uk

9. Setelah mendapatkan alamat permanen

Bila anda sudah memiliki akomodasi yang permanen maka anda perlu mengurus tagihan air, listrik dan gas. Anda harus menelpon perusahaan-perusahaan provider ini dan beritahu nomor meteran ketika anda masuk rumah. Jadi bila anda sewa rumah pastikan anda tahu letak meterannya ada di mana juga nomor telpon provider sebelumnya atau provider lainnya.

Anda perlu langsung memberitahu pihak universitas dan bank mengenai alamat permanen anda.

Kalau anda tinggal di university accommodation biasanya semua tagihan sudah termasuk (inclusive) di dalam harga sewa. Jadi tidak perlu repot-repot.

Bila anda membeli TV, anda harus membayar TV Licence (bisa bayar secara on line di http://www.tvlicensing.co.uk). Channel yang gratis di Inggris cukup banyak sehingga cukup pantas harga yang dibayarkan dengan variasi channel yang diberikan.

10. Saran berhubungan dengan agen rumah

Bila anda menyewa rumah, kalau bisa deal dengan agen rumah yang memiliki kantor dekat dengan area rumah anda. Jadi bila ada kerusakan rumah atau peraboran cukup mudah menghubungi mereka. Biasanya mereka akan meminta deposit 1 bulan yang akan dikembalikan bila keadaan rumah baik-baik saja ketika anda selesai menyewa. Bila anda ragu dengan kualitas agen rumah, anda bisa menyewa 6 bulan dulu. Bila anda menyewa rumah kosong tanpa perabot biasanya deposit 1 bulan tidak diminta. Perabotan rumah bekas (second) di Charity Shop seisi rumah bisa didapatkan seharga 300-500 pound (sofa, meja, 1 tempat tidur dan kasur, 1 lemari baju, meja makan lengkap, microwave oven). Salah satu toko charity shop khusus perabotan dekat Manchaster adalah British Heart Foundation shop di Salford Shopping Center. (naik bus First dari Picadilly Garden yang ke arah Salford).

Hubungan anda dengan agen rumah dapat saja beragam. Ada yang propertynya diurus sendiri oleh agen rumah tersebut jadi anda tidak perlu berhubungan dengan pemilik rumahnya (land lord). Ada juga agen rumah yang hanya berfungsi sebagai perantara, jadi bila ada kerusakan rumah dan perabot anda berhubungan langsung dengan land lord-nya. Pastikan mengenai hal ini sebelum anda tanda tangan kontrak.

11. Keuangan. Bawa uang berapa ke Inggris?

Tidak usah bawa uang terlalu banyak karena semakin banyak uang tunai yang dibawa berarti risiko juga semakin besar. 500-1000 pound mungkin cukup sampai anda bisa membuka rekening di Inggris. Kalau bisa urus internet banking rekening yang di Indonesia sehingga anda bisa transfer lewat internet ke rekening anda di Inggris, kalau tidak harus minta tolong saudara di Indonesia untuk transfer uang ke rekening anda di Inggris. Buka rekening di Inggris bisa memakan waktu 2 minggu.

Kalau uang bekal anda habis, bisa ambil uang di ATM pakai kartu ATM bank Indonesia yang berlogo Visa atau Master. Tentunya ada biaya per bank beda-beda, tapi tidak terlalu besar. Exchange rate nya bank lebih bagus daripada beli pound di money changer. Kalau maksimum ATM anda bisa tarik per hari 10 juta, ya berarti diubah aja ke pound, kira kira segitu juga maksimum uang yang bisa anda tarik di Inggris per hari.

Bisa juga minta tolong lewat rekening orang Indonesia yang di Inggris, kalau percaya. Saya juga memiliki pengalaman  ditolongi oleh mahasiswa Indonesia. Suami saya kirim uang ke rekening teman saya tersebut  lalu dia ambil uang tunai untuk saya.

12. Biaya Hidup

Biaya hidup di Inggris sangat bervariasi bergantung dengan kota yang akan anda tinggali. Biasanya semakin ke utara biaya hidup semakin murah, dan tentunya kota besar lebih mahal daripada kota kecil. London, Oxford dan Cambridge adalah tiga kota yang paling mahal di kerajaan bagian England. Kerajaan bagian Scotland menawarkan pengobatan dan air gratis, sedangkan di England, obat harus bayar walaupun nilainya tetap (fixed price) dan tidak mahal. Panduan orientasi dari Universitas biasanya memberikan gambaran mengenai biaya hidup di tiap kota. Berikut adalah contoh biaya hidup untuk kota Manchester pada tahun 2012 untuk keluarga dengan dua anak kecil.

Rumah: 500-700 per bulan

Utilities bill: 50-100 pound per bulan bergantung musim

Groceries shopping: 150-250 pound per bulan

Transportasi (bus ticket tanpa unirider untuk 2 dewasa dan 1 anak): 150 per bulan

Lain-lain: 50-100 pound

13. Akomodasi sementara

Ketika anda tiba di Inggris, anda mungkin butuh akomodasi sementara. Alternatifnya bisa di university accommodation yang menawarkan penyewaan harian/mingguan atau di hotel atau bed and breakfast dekat kampus. Mungkin juga ada keluarga Indonesia yang memiliki kamar kosong dan bisa anda sewa untuk seminggu atau dua minggu. Banyak hotel yang cukup murah sekitar 15-35 pound semalam di Inggris. Cek www.booking.com atau www.trivago.co.uk untuk booking hotelnya. Selama 3-4 hari anda bisa tinggal di akomodasi sementara sambil fokus cari rumah dulu.

Terkadang ada juga mahasiswa yang sedang pulang kampung ke Indonesia jadi bisa dipakai kamarnya sementara. Memang dibutuhkan jaringan ke mahasiswa yang sudah berada di Inggris untuk mencari kesempatan ini. Anda bisa berhubungan dengan persatuan mahasiswa Indonesia di Inggris melalui laman situs mereka di ppiuk.org.

14. Pakaian untuk di Inggris

Bila anda datang sekitar bulan September, itu sudah penghujung musim panas, sehingga untuk orang Indonesia udaranya termasuk cukup dingin. Tidak perlu membawa baju musim dingin ke Inggris, lebih baik beli di Inggris karena bisa lebih murah. Namun anda perlu membaca jaket yang cukup hangat dan baju-baju hangat untuk beberapa hari pertama anda di Inggris. Bila anda langsung mengikuti kegiatan-kegiatan di kampus seperti orientasi dan perkuliahan, langsung membawa baju-baju yang sesuai (sedikit resmi seperti kemeja).

Hujan di Inggris seringnya gerimis dan lama (bisa seharian). Kalau tidak suka menggunakan payung, ada baiknya membawa jaket yang tahan air dengan hood (tutupan kepala).

15. Makanan di Inggris

Jajanan di Inggris biasanya berupa burger, kebab, fish and chips dan pizza. Restoran halal biasanya memiliki menu India/Pakistan dan masakan timur tengah. Jangan heran bila tidak menemukan restoran Indonesia di beberapa kota besar di Inggris (kecuali London) Bagi yang biasa minum kopi Indonesia (kopi terbaik di dunia), ada baiknya bawa dari Indonesia karena kebanyakan kopi yang dijual di supermarket adalah kopi instan. Kalaupun ada kopi bubuk, kualitasnya jauh dengan kopi kopi di Indonesia.

Makanan laut yang segar relatif lebih mahal daripada ayam dan daging dan tentunya jauh lebih mahal daripada di Indonesia (saya sangat bersyukur Indonesia adalah negara tropis kepulauan). Bahan makanan yang relatif murah di Inggris adalah roti dan kentang, wortel dan beberapa jenis sayuran, ayam potong, telur ayam, frozen food (frozen pizza, dll), makanan olahan (sosis, smoked fish dll). Aneka biscuit, cake dan coklat cukup terjangkau di Inggris.

16. Basic Shopping

Bila sudah punya rumah, biasanya anda membutuhkan beberapa kebutuhan rumah tangga. Beberapa toko dibawah ini bisa jadi rujukan:

  1. ASDA. Menyediakan basic groceries juga peralatan makan dan peralatan rumah tangga. Bisa belanja on-line dan diantar ke rumah. Website: http://www.asda.com.
  2. Primark. Di city center kota kota di Inggris biasanya ada toko Primark. Menyediakan baju-baju, seprei, bantal, dan handuk dengan harga cukup terjangkau.
  3. Lidl. Supermarket dari Jerman yang menyediakan bahan makanan murah. Bahan makanan seperti roti, telur, susu, ikan, juice, biscuit, coklat, sayur dan buah dll. Buka 7 hari (jam 8 pagi-10 malam, kecuali minggu jam 11-5). Untuk cek toko Lidl di kota anda, silakan cek http://www.lidl.co.uk.
  4. ALDI. Supermarket seperti Lidl yang juga menyediakan bahan makanan murah. Untuk mencari toko ALDI di kota anda silakan ke http://www.aldi.co.uk.
  5. Toko halal. Biasanya di setiap kota di Inggris memiliki daerah di mana beberapa supermarket halal tersedia. Di Manchester ada supermarket WorldWide di RUsholme dan Superstore di Cheetam Hill. Menjual daging halal, bumbu-bumbu asia, sayur-sayuran asia (pare, kacang panjang, dll). Banyak makanan beku halal/bumbu dari India, Pakistan dan Bangladesh.
  6. Charity Shop. Belanja baju-baju, buku buku novel, terkadang sprei dan juga keset alas kaki. Toko charity ini biasanya mendapatkan barang-barang hasil sumbangan untuk mereka jual kembali. Hasil sumbangan biasanya barang-baran bekas layak pakai, tapi sering juga barang-barang baru yang lebih stock. Hasil penjualannya untuk gerakan riset/kemanusiaan. Yang menjual di charity shop adalah para volunteer. Kalau belanja di Charity Shop, biasanya kasir (volunteer) akan sedikit tersinggung bila anda menawar harga, karena harga yang ditawarkan sudah cukup murah. Baju misalnya berkisar 1-3 pound saja.
  7. Poundland. Toko satu pound. Bagus untuk beli mainan anak-anak, peralatan masak (Loyang muffin, sendok kayu, dsb). Coklat dan makanan juga banyak yang murah di poundland. Intinya semua barang dari toilet paper sampai coklat ada di Poundland.  Poundland biasanya ada di shopping center di tengah-tengah kota (city center).
  8. Chinatown. Di setiap kota besar di Inggris, biasanya memiliki Chinatown dengan supermarket asia. Bisa membeli indomie, kecap dan saus Indonesia, tahu, tempe beku, sayur kangkung, lengkuas, daun pisang, daun pandan,  terkadang petai segar juga ada.  Biasanya supermarket tutup jam 7 – 8 malam.  Jangan lupa minta student discount, asalkan membawa kartu mahasiswa dan membayar dengan tunai.
  9. Car Boot Sale. Ini adalah pasar-pasar kaget biasanya hari minggu semacam garage sale. Untuk mengetahui lokasinya anda harus rajin membuka koran-koran lokal di kota anda.

Ersa Tri WahyuniErsa Tri Wahyuni adalah dosen akuntansi Universitas Padjadjaran, Bandung yang saat ini sedang menempuh S3 Akuntansi di Manchester Business School. Ibu dua anak ini aktif menulis artikel di beberapa majalah akuntansi baik nasional maupun internasional dan juga penasehat teknis (Technical Adviser) Ikatan Akuntan Indonesia. Penulis buku “Panduan Praktis Standar Akuntansi Keuangan” ini memiliki hobi memasak di waktu-waktu luangnya.  Tulisan-tulisan beliau tentang akuntansi internasional dapat dinikmati di ersatriwahyuni.blogspot.com. Ersa dapat dihubungi melalui email di ersatw@yahoo.com.

Discussion

37 thoughts on “Panduan Praktis Tinggal di Inggris untuk Calon Mahasiswa Baru

  1. Wah Bu Ersa, terima kasih sebanyak-banyaknya atas artikel yang Ibu tulis, sangat membantu sekali buat saya dan istri yang September 2012 ini akan menempuh S2 di Royal Holloway, University of London… Sekali lagi, terima kasih banyak Bu dan sukses buat kuliah S3-nya..🙂

    Posted by Ricky Utama | August 31, 2012, 5:27 pm
  2. Senang bila bisa bermanfaat informasinya Pak Ricky. Selamat belajar di London ya Pak… bila berkunjung ke Manchester, jangan lupa mampir.

    Posted by Ersa Tri Wahyuni | September 1, 2012, 4:30 am
  3. assalamualaikum bu ersa, senang sekali bisa baca tulisan ibu, kalau boleh tanya, bagaimana caranya mengirim anak kuliah s1 di inggris (lulusan SMA), lets say dengan biaya sendiri, apakah STTB kita diakui ataukah harus melalui penyetaraan dahulu? terimakasih . evi johan, jakarta

    Posted by evi johan | September 6, 2012, 3:17 am
  4. Sangat bermanfaat, semoga bisa makin menginspirasi bagi rekan-rekan yang lain tuk study di London, Sukses selalu mbak Ersa!

    Posted by djuminah hartoko | September 9, 2012, 5:26 pm
  5. Bu Evi, setahu saya universitas-universitas di UK mereka sudah punya converter untuk menilai ijazah SMA kita. Kemampuan bahasa inggris tentunya juga sangat penting untuk dapat diterima. Tapi agar Ibu lebih jelas, ada baiknya ibu menghubungi beberapa agen pendidikan di Indonesia.

    Posted by ersa tri wahyuni | September 10, 2012, 10:29 pm
  6. Bu Djuminah… apa khabar Bu… sekarang saya dengar sering di Solo ya bu daripada di Bandung? Semoga banyak teman-teman dari UNS nih yang termotivasi untuk sekolah S3 di UK… ammmiinnn…

    Posted by ersa tri wahyuni | September 10, 2012, 10:30 pm
  7. Salut dg bu Ersa yg mau meluangkan waktu u berbagi informasi seperti ini. Saya yakin informasi ini sangat bermanfaat u yg membutuhkan.
    Moga bisa berkenalan langsung di Kibar Gathering ya bu. Salam.

    Posted by Netta | September 27, 2012, 6:51 pm
  8. ass. bu Ersa, damang, maaf saya dosen mula mau tanya kalo utk ambil PhD di manchester pembiayaan diajukan ke dikti untuk biaya disertasi ditanggung sama pemerintah atau tidak ya? maklum karena saya consern di biokimia medik jadi biaya bahan habis pakai akan besar, terlebih saya mau mempersiapkan membawa keluarga (istri, anak usia 2 tahun dan bayi). Nuhun. salam

    Posted by ayifurqon | January 23, 2013, 4:57 am
  9. Bu Ersa, terima kasih. Infonya sangat bermanfaat. Saya berencana ambil S2 di Univ. Manchester tahun ini, mohon infonya sbb:
    – Plus-minus akomodasi di kampus dan luar kampus.
    – Dengan budget l.k GBP900/bulan, apakah mencukupi jika membawa 2 orang anggota keluarga (istri dan bayi berumur 1 tahun).
    Demikian, terima kasih banyak untuk informasinya.

    Posted by Rifqi | February 26, 2013, 2:43 am
  10. Bu Ersa, sangat bermanfaat sekali infonya. Anak saya berencana melanjutkan kuliah di Scotland, bagaimana dengan masalah hijab, bu ? Apakah di UK secara umum ada diskriminasi dari masyarakat lokal terhadap wanita berhijab ? Mohon maaf bila pertanyaan saya sensitif. terima kasih

    Posted by Yus | March 22, 2013, 2:34 am
  11. bagaimana dengan kota bradford bu ?

    Posted by mutiara | April 13, 2013, 7:32 am
  12. luar biasa informasi ini sangat sekali bermanfaat, terimakasih ibu ersa, sukses selalu untuk study nya, semoga saya juga bisa seperti bu ersa🙂

    Posted by Rossy | May 31, 2013, 4:04 am
  13. Informasinya sangat membantu ibu ersa… Makasih banyak ya.. Insyaallah Okt 2013 ini saya berangkat ke Inggris untuk master of bisnis..

    Posted by Cut Ema | September 15, 2013, 3:54 pm
  14. berarti biaya hidup di scotland bisa dihitung lebih murah? bagaimana bila saya mahasiswa baru disana? (undergraduate)

    Posted by gita | September 28, 2013, 10:18 am
  15. terimakasih banyak bu ersa, artikel nya sangat sangat bermanfaat buat saya yang brencana melanjutkan S2 di UK

    Posted by Auli Rachman | November 14, 2013, 2:16 am
  16. SAYA mau Tanya kali s3 buat thesis apa kita di bajar kali thesis sukses thnks

    Posted by Antonius Anton | January 1, 2014, 8:52 am
  17. Sekadar tambahan informasi bagi yang akan belajar di London (mungkin berlaku juga di kota lainnya, saya juga kurang tahu), khususnya yang sewaktu di Indonesia merasa sudah biasa /ngekos/:
    Mengontrak kamar di sini tidak sama seperti /ngekos/ di Indonesia. Harap diperhatikan bahwa akomodasi berupa /shared flat/ di London (biasanya mahasiswa tinggalnya di /shared flat/) tidak bisa ditinggalkan begitu saja sebelum kontraknya habis, bahkan sekalipun pada awalnya hanya membayar sampai periode tertentu.

    Jadi intinya, bukan: “Saya sudah bayar /rent/ untuk 1 bulan, jadi 1 bulan lagi saya harus bayar kosan lagi, kalau tidak, saya harus pergi.”
    Melainkan: “Saya sudah bayar /rent/ untuk 1 bulan, jadi 1 bulan lagi saya harus bayar lagi sampai kontraknya selesai, tidak peduli saya akan pergi dari sini atau tidak.”

    Ini penting sekali lho, dari awal tidak pernah ada yang menyampaikan ini ke saya.. bahkan teman-teman yang orang Inggris atau siapapun yang sudah lebih dulu di sini juga tidak pernah menyampaikan tentang ini ke saya… apabila saya minta saran tentang pindah /kosan/ biasanya yang disarankan adalah bagaimana cara mendapatkan /kosan/ yang baru (cari iklan di Gumtree, dst), bukan tentang bagaimana cara meninggalkan “kosan” yang sebelumnya… apalagi saya merasa akomodasi saya yang sekarang adalah akomodasi pelajar (karena /flatmate/ dan tetangga yang saya tahu semuanya pelajar, walaupun tidak ada tertulis secara khusus “Student Accommodation” atau “Student Hall” di nama akomodasinya)…

    Posted by Sinta | January 13, 2014, 9:54 pm
  18. dear bu Ersa, mau tanya,
    dari biaya itu utuk bulanan belum termasuk untuk keperluan makan harian ? berapakah biaya untuk makan harian satu keluarga dengan istri dan 2 anak umur 12 tahun?

    Posted by alex yudah | February 27, 2014, 8:05 am
  19. Terima kasih atas informasinya bu Ersa dan mbak Sinta. Sangat membantu sekali buat saya utk menyusun checklist sblm berangkat ke London tahun ini. Saya ada beberapa pertanyaan terkait kuliah di Inggris.
    1. Bagaimana jika ingin menggunakan account Commonwealth Bank yg dibuka di indonesia selama di UK? Terutama terkait ke-online-an transfer via internet (ini dengan asumsi saya akan membuka rekening bank yg digunakan universitas/ Natwest Bank setelah tiba di London). Kalau Commonwealth menurut pengalaman kurang reliable, adakah rekomendasi rek valas utk dibuka di Indonesia yg cukup reliable utk digunakan di London? (Beasiswa saya mengharuskan buka rek valas dr indonesia utk menampung dana beasiswa).
    2. Terkait akomodasi, berapa rata2 masa minimum kontrak utk shared accommodation di London?
    Jika tidak keberatan, mohon agar dpt share infonya. Terima kasih.

    Posted by roommbutter87 | May 1, 2014, 2:52 am
  20. Yth Ibu Ersa

    Saya mau bertanya, untuk pria single , berapakah kira kira uang yang dibutuhkan perbulan untuk biaya hidup?
    kebetulan saya rencana melanjutkan studi di Umist dan uang beasiswa hanya dikasih 800 pound sebulan, apakah cukup

    salam

    yudha p

    Posted by yudha | August 4, 2014, 8:57 am
  21. terima kasih infonya bu. Bisakah info share untuk kota leicester? saya berencana membawa suami dan tiga anak masing-masing usia 15,10 dan11tahun. Saya sangat perlu informasi yg berhubungan dengan akomodasi, asuransi kesehatan dan kemungkinan kerja yg bisa di lakukan suami saya. terima kasih

    Posted by surmiyati | August 23, 2014, 5:24 am
  22. info yang sgt penting..sejak saat ini memang harus dipersiapkan segalanya…kami insya Allah akan boyongan sekeluarga ke UK Tahun depan

    Posted by farid yasidi | January 8, 2015, 3:48 am
  23. assalamualaikum bu Ersa, saya sangat senang dapat membaca tulisan ibu tentang bagaimana untuk kuliah dan kiat-kiat yang seharus nya di lakukan saat berada di sana saat pertama kali, namun saya juga memiliki rencana untuk mengambil program Master atau s2 di sana dalam bidang sastra, acuan saya di sana yaitu Oxford University, namun saya masih mencari-cari info dari teman-teman Indonesia yang ada di sana, karena berhubung masih newbie akan hal dunia barat, jadi masih mencari suggest dan info yang bagus untuk seperti saya yang pemula ini, terimakasih atas saran dari ibu Ersa, sangat bermanfaat bagi saya😀

    Posted by Tri Andika | January 10, 2015, 10:19 am
  24. Hallo, salam kenal. Keren ulasannya, pasti akan sangay berguna bagi yang berencana tinggal di Inggris. Btw biaya hidup di inggris mahal ya ? Pengen sekali ke Inggris tapi harua buat visa lagi kan ya ? Dengan visa EU tidak cukup untuk bisa masuk Inggris.
    Sukses selalu.. salam🙂

    Posted by libertymeivert | January 25, 2015, 10:49 am
  25. ya.. ulasan tadi di atas daapat membantu saya untuk merencanakan study ke eropa/,
    ada kiranya informasi tentang bagaimana cara untuk kuliah sambil kerja.

    Posted by Reymond Fernando | March 15, 2015, 12:30 pm
  26. Artikelnya sangat bagus dan bermanfaat bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan study disana. Terimakasih karena sudah share.

    Posted by Diana Putri | March 18, 2015, 5:25 am
  27. Wah sangat membatu terimakasi atas infonya. doakan saya bisa lanjut s2 ke Oxford aminnn

    Posted by Rahma Ox | April 3, 2015, 3:12 pm
  28. sangat membantu, semoga saja saya bisa kuliah di Oxford University

    Posted by nada | November 3, 2015, 5:49 am
  29. Postingan ibu sangat membantu semoga menjadi amal bagi Ibu, saya isyhalla juga akan belajar di Liverpool Jhon Moores University.

    Posted by Fanny Fauzie | November 18, 2015, 5:26 pm
  30. wah lengkap sekali info persiapannya! selain mempersiapkan sekolah, hal hal printilan seperti akomodasi dan biaya juga harus diperhatikan banget ya

    Posted by Maya | November 19, 2015, 4:02 am
  31. terima kasih atas infonya Bu

    Posted by Rianti | November 25, 2015, 6:00 pm
  32. assalamualaikum bu ersa,

    perkenalkan saya zaitun,saya sekarang kelas 3 SMA,da insya Allah akan melanjutkan kuliah kedokteran di london,saya mau tnya jika kita mau beli rumah di london dengan 2 kamar tidur kira-kira berapa harganya ya bu??
    mohon bantuannya bu..!!

    Posted by zaitun | February 20, 2016, 2:01 am
  33. assalamualaikum bu ersa,

    perkenalkan saya zaitun,saya sekarang kelas 3 SMA,dan insya Allah akan melanjutkan kuliah kedokteran ke london,saya mau tanya kira-kira kalau kita mau beli rumah dengan 2 kamar tidur itu harganya berapa kalau di london ya bu??
    mohon bantuan dan solusi dari ibu…!!

    Posted by zaitun | February 20, 2016, 2:06 am
  34. Bu,artikelnya sangat bermanfaat.
    Saya punya pertanyaan mengenai bank.
    Bank BRI apa ada di london?
    Jika mau transfer atau ngambil uang,
    Baiknya pake bank apa?

    Terima kasih

    Posted by Dinny Rachmawati | March 3, 2016, 12:12 am
  35. informasi dan gambaran yang sangat membatu.
    saat ini sudah ada forum untuk masyarakat Indonesia di UK untuk saling tukar informasi mengenai akomodasi & hal2 lain namanya indukforum.net

    Posted by ari | June 21, 2016, 10:41 am
  36. Dear Bu Ersa,

    Assalamualaikum, terimakasih Ibu tulisannya ringkas dan penting sekali Bu, sangat membantu. InsyaAllah saya akan menjadi survivor di Newcastle intake September nanti.
    Terus menulis ya Bu!😀

    Posted by michiko | August 4, 2016, 7:05 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Books (Free)

“Indonesia Goes to School”

Past Events Posters