News

Programer Udinus Tampil Memukau di London

Karyanya mencuri perhatian programer dunia.

Oleh : Amal Nur Ngazis, Dwi Royanto (Semarang)

(Sumber: viva.co.id)

VIVA.co.id – Sebuah prestasi membanggakan ditorehkan Diky Arga Anggara, mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Berkat program jenius ciptaannya, Diky berhasil adu gengsi di kompetisi programer dunia di London, Inggris.

Di London, mahasiswa jurusan Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer itu turut berkompetisi dalam ajang internasional bertajuk Mozzila Festival atau MozFest 2016. MozFest adalah sebuah ajang festival yang mewadahi programer-programer handal dan berkompetisi dengan peserta dari berbagai negara.

Diky mempresentasikan program karyanya dalam bentuk softwareTeaLinux Operating System (OS). Program itu merupakan sistem operasi komputer yang didesain khusus bagi para programmer. Program dari Linux turunan Ubuntu itu dikembangkan Diky  bersama komunitasnya yakni Dinus Open Source Community (Doscom).

Menariknya, program ciptaannya mampu menyita perhatian peserta lain di ajang bergengsi tersebut. Sebab program besutan Diky itu mampu menghadirkan filosofi yang menarik.

(Sumber: viva.co.id)

“Saya mengambil filosofi dengan nama ‘nikmatnya sebuah racikan’. Karena TeaLinuxOS ini kita kembangkan untuk menghasilkan distro Linux pemrograman untuk dunia pendidikan,” ujar Diky di Semarang, Jumat 4 November 2016.

Menurutnya, festival MozFest 2016 yang diikutinya di London merupakan ajang yang menantang baginya. Selain bisa tukar informasi dengan para programer dunia, festival itu juga menjadi ajang unjuk gigi karya mereka membawa nama negara.

Untuk masuk dalam ajang ini pun tak cukup mudah. Diky harus bersaing menjadi salah satu bagian dari hampir 900 proposal yang masuk dari 10 kategori. Mulai dari Digital Arts and Culture, Journalism, Open Science, Open Badges, Fuel The Movement, Localisation, Youth Zone, Demystify the Web, A Tale of Two Cities: Dilemmas in Connected Spaces, dan MozEx (Art Exhibit).

Diky mengaku dirinya kini tergabung dalam Mozzilian yakni Firefox Student Ambasador dan Mozzila Tech Speaker. Dalam tim kategori ini, bertugas ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan perusahaan ternama di London tersebut.

“Ini sebuah kesempatan yang langka bagi saya, dan harapan saya bisa memberi hasil yang baik untuk kemajuan programer Indonesia ke depan,” katanya..

Sementara Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Abdul Syukur mengaku bersyukur dan bangga fakultas yang dipimpinnya mampu mempertahankan kultur prestasi hingga kancah internasional. Udinus berharap pembinaan terhadap para programer muda di kampusnya terus dilakukan untuk bisa tampil di ajang dunia.

“Ini menjadi tradisi yang harus dilestarikan dan tingkatkan. Momentum seperti ini akan terus dipacu agar mampu membawa perubahan kualitas programer kita yang signifikan,” ujar Abdul.

Sumber: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/843796-programer-udinus-tampil-memukau-di-london

Discussion

Comments are closed.

Books (Free)

“Indonesia Goes to School”

Past Events Posters

%d bloggers like this: