News

Manchester, Destinasi Favorit Pelajar Indonesia

Manchester-1

Meja berumur 113 tahun. (Courtesy of Gilang Nur Rahman)

KOMPAS.com – Manchester adalah sebuah kota yang menjadi salah satu destinasi favorit pelajar Indonesia. Kota ini seperti Bandung yang memiliki tingkat keramaian yang cukup padat tapi tidak seramai ibu kota Inggris, London. Untuk penggemar tim besar Inggris seperti Manchester United dan Manchester City kota ini adalah tujuan wajib jiarah para penggemar sepak bola.

Berjalan-jalan di kota ini, kita tidak memerlukan banyak biaya transportasi karena hampir semua tempat bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Terkecuali untuk menuju Stadion Old Trafford yang mengharuskan kita naik bus sebanyak dua kali. Namun jangan khawatir perjalanan menuju ke sana tidak akan menghabiskan biaya lebih dari 5 pounds atau sekitar Rp 100.000. Untuk umat Muslim, mencari restoran halal pun sangat mudah di kota ini.

Di Picadilly Garden banyak restoran yang memasang logo halal di setiap kaca dan pintu masuk restoran. Bahkan ada satu restoran yang menyajikan menu nasi goreng Indonesia. Picadilly Garden adalah sebuah taman di tengah kota yang bisa dikategorikan sebagai alun-alun kota. Dari stasiun kereta Manchester, mencapai Picadilly hanya membutuhkan waktu sekitar 7 menit dengan berjalan kaki.

Manchester-2

Salah satu koleksi Museum Old Trafford. (Courtesy of Gilang Nur Rahman)

Dari sana kita bisa menikmati suasana ‘High Street’ kompleks pertokoan khas Inggris dengan sajian pertunjukan dan jalanan dan merek-merek terkenal Inggris. Satu tips untuk para shopaholic, belilah merek-merek lokal karena harganya cukup jauh jika dibandingkan dengan di Indonesia. Datanglah pada hari Natal tanggal 26 Desember dikenal dengan boxing day, karena hampir semua toko menjajakan barangnya dengan diskon gila-gilaan.

Bagi yang bepergian dengan pasangan atau keluarga dekat dengan stadion bola Old Trafford juga terdapat sebuah pusat perbelanjaan yang paling besar di Manchester, yaitu ‘Trafford Center’. Namun suasana pusat perbelanjaan ini tidak jauh berbeda dengan di kita, hanya rasanya lebih bercita rasa Eropa.

Jika kita masuk ke Old Trafford di sebuah pojokan Manchester United Museum terdapat bendera Indonesia di sana, benda ini adalah memorabilia koleksi dari museum. Ada rasa bangga sekaligus haru saat menemukan bendera ini menjadi salah satu koleksi di Manchester United Museum.

Manchester-3

Suasana di ruang ganti dalam Old Traford. (Courtesy of Gilang Nur Rahman)

Untuk pecinta wisata bangunan tua, jangan lewatkan untuk mengunjungi the Jhon Rylands Library yang mengoleksi banyak dokumen tua, bahkan ada satu meja tua yang sudah berumur 135 tahun. Di sini kita diperbolehkan untuk mengambil foto sesukanya dan perpustakaan ini juga termasuk perpustakaan kampus Manchester University. Bentuk bangunan dan arsitekturnya mengingatkan kita pada sekolah sihir Hogwarts.

Untuk menemukan bangunan ini kita bisa menggunakan google map. Di Inggris aplikasi ini berjalan dengan baik dan akurat. Bahkan saat kita membutuhkan moda transportasi dari satu tempat ke tempat lain pun bisa gunakan aplikasi ini dan dengan otomatis dia akan menunjukkan bus atau trem mana yang harus kita gunakan.

Untuk pecinta wisata kuliner banyak makanan yang enak juga terjangkau di daerah China Town dan pastinya cocok dengan selera orang Indonesia. Untuk yang beragama Islam, Anda bisa menemukan masjid yang cukup besar di sekitar Picadilly Garden. Manchester adalah tempat yang cocok untuk siapa pun yang senang berbelanja dan pecinta klub Setan Merah.

Manchester-4

Meja tertua di Perpustakaan Jhon Rylands berumur 135 tahun. (Courtesy of Gilang Nur Rahman)

Manchester-5

Suasana pintu masuk Old Trafford. (Courtesy of Gilang Nur Rahman)

Oleh: Gilang Nur Rahman

Editor: I Made Asdhiana

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2014/07/23/115823627/Manchester.Destinasi.Favorit.Pelajar.Indonesia?fb_action_ids=10204434233320676&fb_action_types=og.shares

Discussion

Comments are closed.

Books (Free)

“Indonesia Goes to School”

Past Events Posters

%d bloggers like this: