Information

Pedoman Beasiswa Pendidikan Pasca Sarjana Luar Negeri Dirjen Dikti 2013

Undang-Undang Republik Indonesia No.14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa kualifikasi akademik minimum bagi dosen adalah lulusan program magister untuk program pendidikan diploma dan sarjana, dan lulusan program doktor untuk program pendidikan pascasarjana. Berdasarkan Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan), upaya peningkatan kualifikasi akademik dosen adalah bagian dari pilar peningkatan Mutu dan Daya Saing Pendidikan. Berdasarkan data saat ini terdapat 153 ribu dosen tetap, 52 ribu dosen tetap masih berkualifikasi S1, dan sekitar 101 ribu berkualifikasi akademik minimal strata Magister (S2). Untuk memenuhi target Rencana Strategis di atas, yaitu pada akhir tahun 2014 semua dosen harus sudah memperoleh kualifikasi minimum S2, diperlukan suatu upaya yang sistematis dan berkelanjutan, terutama dalam penyediaan kesempatan studi lanjut, termasuk penyediaan beasiswanya.

Sesuai amanat Undang-undang RI No. 14 tahun 2005 bahwa: (1) dosen berkewajiban meningkatkan dan mengembangkan kompetensinya secara terus menerus; dan (2) mereka berhak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, mendapatkan akses ke sumber belajar, informasi, sarana dan prasarana pembelajaran, serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Menghadapi tantangan di atas, Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, melaksanakan program percepatan peningkatan kualifikasi dosen perguruan tinggi Indonesia dengan menyediakan beasiswa pendidikan pascasarjana luar negeri yang dilaksanakan sejak 2008, selain beasiswa pendidikan pascasarjana dalam negeri yang telah berlangsung sejak 1976 (BPPS). Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada tahun 2013 juga memberikan kesempatan bagi dosen yang sedang melaksanakan program pendidikan S3 di dalam negeri untuk melakukan magang di perguruan tinggi luar negeri selama minimal 4 bulan (Program Sandwich-like) agar menghasilkan publikasi internasional. Sebagai upaya meningkatkan mobilitas dan pertukaran para dosen, juga disediakan Program Scheme for Academic Mobility and Exchange (SAME) dengan aktivitas untuk: mengembangkan program kerjasama berskala internasional, sebagai dosen tamu yang diminta oleh perguruan tinggi luar negeri untuk mengajar bahasa atau seni Indonesia, maupun pertukaran dosen dalam rangka memperkuat kerjasama antara perguruan tinggi Indonesia dengan mitra luar negerinya. Mulai tahun 2011, Direktorat Pendidik dan Tenaga Kepedidikan memperluas program Beasiswa Pendidikan Pascasarjana dengan membuka kesempatan bagi calon dosen dan tenaga kependidikan tetap pada Perguruan Tinggi negeri dan/atau Kantor pusat Ditjen Dikti

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menempuh program pascasarjana baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Jika berbagai kegiatan ini berjalan dengan baik, maka pencapaian target untuk membentuk critical mass pada perguruan tinggi di lingkunganKementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan dapat dipercepat.

Akhirnya kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Tim Pengembang dan semua pihak yang telah melakukan berbagai upaya sehingga memungkinkan buku pedoman ini terwujud.

Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

Supriadi Rustad

Panduan dapat diunduh dan dibaca di tautan berikut:

Panduan_BPP-LN_2013

Discussion

Comments are closed.

Books (Free)

“Indonesia Goes to School”

Past Events Posters

%d bloggers like this: