News

Cerita Anak Indonesia Tarik Perhatian di London

Jumat, 31 Agustus 2012

London, (ANTARA) – Buku cerita anak Indonesia mendapat perhatian dalam kongres ”International Board on Books for Young People” (IBBY) ke-33 di London, baru baru ini.

Kongres itu diadakan di Imperial College London, dengan tema “Crossing Boundaries: Translation and Migration.”
Sofie Dewayani dari Forum Penulis Bacaan Anak (FPBA) menghadiri kongres itu bersama penulis buku anak dari Indonesia lainnya, Ary Nilandari dan Eva Nukman.

Dia mengatakan, keikutsertaan mereka bertiga dalam kegaitan itu bertujuan meningkatkan kualitas bacaan anak dan meningkatkan sinergi di antara kreator bacaan Indonesia.

Sofie Dewayani, kepada ANTARA London, Jumat, mengatakan, dalam kongres itu dia juga berkesempatan memperkenalkan buku-buku cerita anak yang mengusung tema-tema multikultural khas Indonesia.
Kongres itu dihadiri delegasi dari hampir seluruh negara di dunia yang tergabung dalam IBBY. “Kami menjadi anggota IBBY seksi Indonesia, atau INABBY, yang diketuai Murti Bunanta dari Universitas Indonesia,” katanya.

Forum Penulis Bacaan Anak (FPBA) mewadahi sekitar 2.300 penulis, ilustrator, pendongeng, penerbit, pendidik, dan pemerhati bacaan anak dari seluruh Indonesia.

Hasil kongres ini akan dibagi kepada anggota FPBA untuk memajukan kualitas bacaan anak di Indonesia.

“Kami meyakini bahwa buku cerita bergambar misalnya, tidak hanya dapat dinikmati oleh anak-anak usia prasekolah yang belum dapat membaca, tetapi juga anak yang lebih besar dan orang dewasa,” ujarnya.

Para penulis juga membawa beberapa buku karyanya yang selaras dengan tema kongres seperti Rotan Pun Jadi karta Ary Nilandari dan Dorothy Yeoh, Misteri di Pasar Terapung karya Eva Nukman dan Ella Elviana serta Cap Go Meh dari Sofie Dewayani dan Gina.

Selain itu, peserta juga berdiskusi tentang penelitian dan laporan perkembangan bacaan di masing-masing negara. “Ini merupakan pengalaman berharga bagi kami. Misalnya, kami belajar tentang bagaimana kemitraan antara penerjemah dan penulis, juga penulis dan illustrator, seharusnya dibangun,” katanya.

Kampus ITB
Sofie Dewayani bercerita bahwa mereka bertiga Ary Nilandari dan Eva Nukman, adalah penulis buku anak yang tinggal di Cimahi, Jawa Barat.
“Kami saling mengenal di kampus almamater ITB Bandung, lebih menekuni dunia tulis-menulis ketimbang bidang yang dipelajari semasa kuliah,” ujarnya.

Selain menulis bacaan anak, mereka juga memiliki pekerjaan lain. Ary mengisi waktunya dengan bekerja sebagai editor freelance dan memberi pelatihan kepenulisan, Eva bekerja sebagai penerjemah professional. (*/wij)

Discussion

Comments are closed.

Books (Free)

“Indonesia Goes to School”

Past Events Posters

%d bloggers like this: